Cara Mendaftar BPJS Online dan Offline dengan Mudah

Artikel terkait : Cara Mendaftar BPJS Online dan Offline dengan Mudah

Bagaimana Cara Mendaftar BPJS ? BPJS adalah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yang sejak dua bulan lalu memperkenalkan sistem jaminan kesehatan yang bernama JKN ( Jaminan kesehatan nasional ) pada dua tahun lalu. BPJS dan JKN sendiri memprioritaskan sebagai penjamin kesehatan untuk warga Indonesia dengan perekonomian menengah dan kebawah. Sistem yang digunakan oleh BPJS dengan program JKN nya adalah seperti sistem asuransi kesehatan, yang sebelumnya hanya dikelola oleh pihak swasta saja. Dengan sistem yang sama seperti asuransi kesehatan, berarti penanggung atau pengguna BPJS diwajibkan untuk membayar iuran setiap bulannya, yang besarnya tergantung pada kelas yang mereka inginkan.



Nantinya dari iuran tersebut, BPJS sebagai penanggung akan sepenuhnya menanggung biaya kesehatan dari pengguna, baik itu untuk rawat jalan ataupun rawat inap. Mulai dari biaya dokter, rumah sakit, hingga obat-obatan. Hingga saat ini, BPJS mengeluarkan JKN dalam tiga kelas yang bisa dipilih, yaitu kelas I, kelas II, dan kelas III. Ketiganya memiliki jumlah iuran yang berbeda, namun dijamin mendapatkan layanan medis yang sama baik itu obat, hingga pelayanan dokter. Yang berbeda dari ketiganya hanya layanan non-medis, seperti ruang rawat inap. Untuk harga iuran setiap bulannya sendiri, kelas I  dibanderol dengan Rp 80000, kelas II Rp 51000, dan kelas III dengan Rp 30000.

Mudah dan membantu sekali ya BPJS dengan program JKN ini? Nah bila ternyata belum memiliki BPJS, ada baiknya segera mendaftarkan diri dan keluarga untuk memiliki layanan kesehatan yang dijamin oleh lembaga pemerintah DJSN (Dewan Jaminan Sosial Nasional). Cara mendaftar BPJS cukup mudah dan bisa dilakukan secara perorangan atau pun kolektif bersama badan usaha. Yuk simak dibawah ini cara mendaftar BPJS.

Cara Mendaftar BPJS

1. Perhatikan syarat-syarat yang diminta sebelum mengajukan JKN pada BPJS. Syaratnya cukup mudah dan seharusnya sih pasti dimiliki oleh semua masyrakat Indonesia.
- KK (kartu keluarga)
- KTP (kartu tanda penduduk) yang masih belaku
- Kartu NPWP
- Alamat Email dan No HP untuk kemudahan komunikasi dengan badan BPJS
- Nomor Rekening Penanggung yang digunakan untuk pembayaran Iuran

2. Ada dua cara pendaftaran BPJS, yakni secara offline dengan langsung datang ke kantor BPJS terdekat dengan membawa foto copy serta dokumen asli dari syarat yang diminta. Disini, penanggung akan diminta mengisi form sebelum pengajuan diproses. Cara lain adalah dengan cara online, dimana penanggung hanya perlu mengakses website resmi BPJS.

3. Untuk cara mendaftar BPJS online, akses website resmi http://bpjs-kesehatan.go.id. Setelah halaman terbuka, pada sisi kanan atas akan terdapat tombol untuk "Login" atau "Sign Up" untuk pendaftaran dengan e-registration. Klik pilihan "Sign Up".

4. Setelah halaman ini terbuka maka akan tampil sebuah laman yang menerangkan syarat-syarat yang diperlukan untuk pendaftaran. Setelah memastikan semua dokumen yang diminta lengkap, klik "Pendaftaran".

5. Akan terbuka sebuah laman baru yang berisi form untuk diisi. Form ini bersifat pribadi dan penting untuk diisi selengkap dan sedetail mungkin. Selain juga akan diminta mengisi data diri seperti nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat, nomor telepon, serta alamat email. Setelah semua data tersebut terisi, kembali klik "Proses".

6. Laman berikutnya akan menunjukan kantor BPJS terdekat dimana kartu BPJS bisa diambil bila sudah jadi. Selain itu juga terdapat keterangan bahwa pihak BPJS akan menghubungi ketika semua data sudah diproses.

Bagaimana? Tak susah bukan untuk mendaftar BPJS secara online maupun offline?

Artikel Cara Cek Lainnya :

Copyright © 2015 Cara Cek .